IPMI x BPIP RI: Pancasila Youth Fest 2026

IPMI International Business School dan BPIP RI Sukses Gelar Pancasila Youth Fest 2026: Cetak Generasi Pemimpin Berkarakter dan Berbudaya dalam Harmoni Kebangsaan

JAKARTA, 2 Juni 2026IPMI International Business School, bekerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, mengumumkan kesuksesan penyelenggaraan seluruh rangkaian acara Pancasila Youth Fest 2026. Mengusung tema “In One Rhythm, We Rise,” gerakan kepemudaan berbasis budaya dan edukasi ini berhasil menjadi wadah kolaboratif strategis dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila bagi generasi muda.

Seluruh rangkaian acara yang berlangsung sejak Februari hingga puncaknya di bulan Mei ini berhasil menggalang dukungan dari lebih dari 10 mitra strategis, termasuk Yayasan Puteri Indonesia (YPI) dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Program ini mencatatkan partisipasi luar biasa dengan menghadirkan lebih dari 500 peserta (meliputi pelajar SMA se-Jabodetabek dan mahasiswa) yang terlibat aktif dalam dua sub-program utama: forum dialog Derap Kebangsaan dan kompetisi seni Ratoh Jaroe Dance Competition.

Derap Kebangsaan: Ruang Diskusi dan Kepemimpinan Inovatif Acara Derap Kebangsaan yang diselenggarakan pada 16 Mei 2026 di Kampus IPMI menjadi platform investasi karakter bagi calon pemimpin masa depan. Rektor IPMI International Business School, Prof. Ir. M. Aman Wirakartakusumah, M.Sc., Ph.D., menegaskan komitmen institut untuk membentuk pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki integritas nasional yang kuat.

Sesi Pleno menghadirkan tokoh-tokoh nasional dengan pesan yang kuat bagi pemuda:

  • Dr. Rima Agristina, S.H., S.E., M.M. (Wakil Kepala BPIP RI): Menekankan pentingnya “pembentukan karakter, integritas, dan kepemimpinan beretika” sebagai fondasi bangsa.
  • Agnes Aditya Rahajeng, S.I.Kom (Puteri Indonesia 2026): Menginspirasi peserta dengan pesan bahwa “seseorang tidak bisa berdampak ke orang lain jika belum menerima dirinya sendiri”.
  • Prof. Dr. Henry Eryanto, M.M. (Guru Besar UNJ): Mengingatkan bahwa “disiplin dimulai dari hal-hal yang tidak nyaman” dan harus menjadi kebiasaan hidup.
  • Prof. Dr. Roy Darmawan, S.E., M.Si.: Menegaskan bahwa “perbedaan itu fakta, namun persatuan adalah sebuah pilihan sadar” bagi generasi muda.

Forum ini juga menghadirkan lima Thematic Experience Rooms yang memberikan wawasan praktis, termasuk Leadership Corner yang menghadirkan Aurina Setyawitta – National Director Duke of Edinburgh (DOE) Indonesia sebagai tokoh yang mewakili DoE Intaward Indonesia. Sesi tematik lainnya mencakup Women Empowerment bersama Ibu Angkie Yudistia, SDGs Corner bersama Dr. Ir. Amelia Naim Indrajaya, MBA, serta Investment Gallery dan InnoHub untuk literasi finansial dan inovasi bisnis.

 

Puncak Budaya: 

 

Grand Final Kompetisi Tari Ratoh Jaroe Sebagai penutup rangkaian festival, Babak Final Kompetisi Tari Ratoh Jaroe sukses digelar pada 30 Mei 2026 di Kampus IPMI. Kompetisi ini secara khusus diikuti oleh putri-putri generasi muda Indonesia yang berasal dari berbagai pelajar SMA se-Jabodetabek. Mereka menampilkan harmoni, kedisiplinan, dan collective excellence yang dinilai oleh panel juri ahli:

 

  1. Marzuki Hasan (Maestro Tari Aceh dan Ikon Prestasi Pancasila 2019).
  2. Rahmidawati Aldi, S.M. (Puteri Indonesia Aceh 2026).
  3. Ery Ekawati, M.Sn. (Dosen Seni Tari, Institut Kesenian Jakarta).

“Kami sangat bangga atas kolaborasi antara IPMI – BPIP RI, dan seluruh mitra seperti Yayasan Puteri Indonesia, Mustika Ratu, Institut Kesenian Jakarta, Paskibraka Jakarta Selatan, DoE Intaward Indonesia dan parah pihak Sponsor yang telah mewujudkan kesuksesan Pancasila Youth Fest 2026. Kehadiran lebih dari 500 pemuda, termasuk putri-putri pelajar SMA dari Jabodetabek, menunjukkan bahwa semangat Pancasila tetap relevan dan bergelora di hati generasi muda” ujar Panitia Pelaksana,.

~~~selesai~~~

Humas
IPMI International Business School

Bagikan

Menu Utama